Informasi Up to Date
Menyajikan berbagai info dan berita-berita menarik, unik dan kontroversi dari Luar negeri, dalam negeri dan pelosok daerah khususnya Kalbar
Selasa, 14 Desember 2010
Laptop tidak Bisa Booting
Masalah ini muncul ketika laptop dihidupkan, kemudian muncul pesan "disk failure"atau pesan tidak menemukan adanya sistem operasi pada laptop. kegagalan booting seperti ini bisa diakibatkan dari komponen harddisk yang rusak atau juga sistem operasi yang dirusak oleh virus atau trojan.
1. Memeriksa harddisk terditeksi atau tidak. bisa jadi harddisk kita tidak terdeteksi laptop. periksa harddisk lewat BIOS.
- Hidupkan laptop dan tekan terus tombol Del atau F2(tergantung dari model laptop, baca kembali buku manual laptop anda)
- Jika ternyata harddisk terdeteksi dan laptop tidak mau booting, berarti kondisi harddisk anda baik-baik saja.
2. Jika harddisk anda baik-baik saja, instal ulang sistem operasi, karena sistem yang rusak bisa menyebabkan laptop tidak bisa masuk windows.
3. Jika Harddisk tidak terdeteksi BIOS, coba periksa soket harddisk mungkin saja ada pergeseran dan soket menjadi kendur. periksa juga pin-pin harddisk apakah ada yang patah. setelah itu coba hidupkan laptop, jika tetap tidak mau booting, gantilah harddisk tersebut karena sudah rusak.
Minggu, 07 November 2010
Asal Mula Bukit Panggilan
Bukit Panggilan adalah bukit yang membentang dari perbatasan Ketungau Tengah dan berujung di perbatasan dusun Sebetuk. Bukit Panggilan adalah bukit terpanjang yang ada di 3 kecamatan dibawah pemerintahan Bapak Drs. Milton Crosby, M.Si, yaitu Sintang. menurut cerita, bukit ini terjadi karena seorang yang bernama Sebeji di jaman dahulu mempunyai keinginan yang oleh pikiran sehat tidak akan bisa terjadi, namun bagi seorang Sebeji hal tersebut mungkin saja bisa terjadi selain memiliki kekuatan yang luar biasa dia juga dikaruniai bentuk badan yang seperti raksasa atau lebih tepatnya seorang raksasa. Sebeji mempunyai keinginan untuk naik ke langit dan melihat kehidupan para dewa di langi. namun tujuan utamanya adalah ingin merobohkan langit beserta isinya.
Diceritakan setelah ia mempersiapkan segalanya, iapun berpesta dan menyiapkan sesaji. ia mengundang semua mahluk di bumi untuk menyantap semua hidangan yang ia siapkan dengan tujuan agar pekerjaannya tidak ada halangan, namun dalam undangan tersebut ada 2 undangan yang tidak diberinya sesajian yaitu Beruang dan Anai-anai. selesai pesta iapun menancapkan tiang pertama yaitu kayu Terentang (kayu kelas III), tidak memerlukan waktu yang lama tangga Sebejipun hampir mencapai langit, akan tetapi sayang segala sesuatu yang dipersiapkannya sirna. anai-anai yang sakit hati karena tidak di beri makan pada waktu pesta waktu itu bersarang pada tiang tangganya dan memakan tiang itu.
Sementara itu si beruang mencakar-cakar tiang itu dengan kuku-kukunya yang tajam. sebeji yang hampir mencapai langit tidak sadar bahwa bahaya mengancamnya dan pada akhirnya sebelum ia berhasil melaksanakan niatnya tangganya pun roboh dan Sebejipun ambruk jatuh ke bumi. kekuatan dan keperkasaannya tidak mampu menyelamatkannya. ia pun meninggal dengan tubuh yang hancur.
itulah akhir kisah Sebeji yang serakah, ada banyak pelajaran yang dapat kita petik dari kisah yang singkat ini dan ingatlah niat jahat apapun yang ingin dilakukan tidak akan terlaksana karena Tuhan pasti tidak menginginkan kehancuran umat manusia.
Diceritakan setelah ia mempersiapkan segalanya, iapun berpesta dan menyiapkan sesaji. ia mengundang semua mahluk di bumi untuk menyantap semua hidangan yang ia siapkan dengan tujuan agar pekerjaannya tidak ada halangan, namun dalam undangan tersebut ada 2 undangan yang tidak diberinya sesajian yaitu Beruang dan Anai-anai. selesai pesta iapun menancapkan tiang pertama yaitu kayu Terentang (kayu kelas III), tidak memerlukan waktu yang lama tangga Sebejipun hampir mencapai langit, akan tetapi sayang segala sesuatu yang dipersiapkannya sirna. anai-anai yang sakit hati karena tidak di beri makan pada waktu pesta waktu itu bersarang pada tiang tangganya dan memakan tiang itu.
Sementara itu si beruang mencakar-cakar tiang itu dengan kuku-kukunya yang tajam. sebeji yang hampir mencapai langit tidak sadar bahwa bahaya mengancamnya dan pada akhirnya sebelum ia berhasil melaksanakan niatnya tangganya pun roboh dan Sebejipun ambruk jatuh ke bumi. kekuatan dan keperkasaannya tidak mampu menyelamatkannya. ia pun meninggal dengan tubuh yang hancur.
itulah akhir kisah Sebeji yang serakah, ada banyak pelajaran yang dapat kita petik dari kisah yang singkat ini dan ingatlah niat jahat apapun yang ingin dilakukan tidak akan terlaksana karena Tuhan pasti tidak menginginkan kehancuran umat manusia.
Sabtu, 17 Juli 2010
Dunia Perbatasan yang Terlupakan oleh Pemerintah
Ketungau adalah nama sebuah sungai yang membentang di kabupaten Sintang, yang oleh masyarakat dijadikan sebagai nama daerah atau kecamatan yaitu, Kecamatan Ketungau Hilir, Tengah dan Hulu. memang hampir seluruh daerah di sekitar banyak menggunakan nama sungai untuk menamai sebuah kampung, desa atau kecamatan.
Ketungau adalah merupakan transportasi utama masyarakat di 3 kecamatan paling ujung Indonesia ini, karena kondisi jalan yang tak kunjung jadi. selain murah, melalui air tentu juga mengasyikkan bagi mereka yang suka akan keindahan alam yang tersaji sepanjang perjalanan.
Akhir-akhir ini sungai Ketungau banyak dicemari oleh berbagai macam sampah baik itu organik maupun anorganik yang tentunya sangat tidak baik bagi organisme dan mikroorganisme yang ada di sungai maupun di pesisir sungai. hal itu terjadi sebagian besar oleh manusia. tidak bisa sepenuhnya kita bisa menyalahkan mereka karena dari situ mereka bisa mendapatkan sumber pendapatan mereka sehari-hari.....bersambung
Ketungau adalah merupakan transportasi utama masyarakat di 3 kecamatan paling ujung Indonesia ini, karena kondisi jalan yang tak kunjung jadi. selain murah, melalui air tentu juga mengasyikkan bagi mereka yang suka akan keindahan alam yang tersaji sepanjang perjalanan.
Akhir-akhir ini sungai Ketungau banyak dicemari oleh berbagai macam sampah baik itu organik maupun anorganik yang tentunya sangat tidak baik bagi organisme dan mikroorganisme yang ada di sungai maupun di pesisir sungai. hal itu terjadi sebagian besar oleh manusia. tidak bisa sepenuhnya kita bisa menyalahkan mereka karena dari situ mereka bisa mendapatkan sumber pendapatan mereka sehari-hari.....bersambung
Langganan:
Postingan (Atom)